Belajar Investasi Lagi di Kopdar Investarian Semarang 2


Alhamdulillah, kalau rezeki mah nggak bakal kemana, ya? Seneng banget rasanya di awal tahun 2019 ini bisa ngumpul lagi bareng temen-temen blogger Semarang, dan sekitarnya, (Biarpun banyak yang masih belum kenal, sih. Hehe.) sekaligus dapat ilmu di Kopdar Investarian Semarang 2 yang berlangsung 12 Januari lalu.

Ini merupakan pertemuan ke-2 yang diadakan sama Manulife. Buat yang belum tahu sama Manulife bisa baca di postinganku sebelumnya, atau di sini.

Jika sebelumnya bertempat di kantornya Manulife, kali ini agak berbeda, yaitu di Verve Bistro & Coffee Bar yang berada di lobby Room Inc Hotel, dan masih jadi satu area dengan DP Mall Semarang. Tempanya kece, dan enak banget buat nongkrong.

Ngapain sih kita diundang ke sana? Kayak yang sudah aku bilang di atas, yakni buat belajar seputar investasi. Biar makin melek sama yang namanya investasi. Begitulah kira-kira.

BACA JUGA: Belajar Investasi Reksa Dana Manulife di Kopdar Investarian Semarang

Sharing seputar blog, dan sosial media

Namun, sebelum masuk ke topik utama, kami pun diajak untuk menyimak materi tentang blog, dan sosial media dari dua orang narasumber yang merupakan emak-emak blogger Semarang.

Yang pertama ada Mbak Nia Nurdiansyah yang berbagi tentang Psychology of Sharing. Kenapa sih kita suka sharing di sosial media? Tentunya ada banyak hal yang medorong orang berbagi konten di sosial media.


Terus bagaimana sebuah konten di sosmed bisa viral? Menurut Mbak Nia, konten akan viral jika kita punya tujuan untuk self involvelment, atau pengembangan diri, serta dorongan untuk membantu banyak orang.

Lalu ada Mbak Uniek Kaswarganti, Blogger sekaligus Founder Komunitas Blogger Gandjel Rel, yang berbagi tentan review produk/jasa.


Bagi, teman-teman blogger pasti sudah akrab dong ya sama yang namanya review apalagi yang sudah sering dapat job review. Hehe. Saat ini kan sudah banyak perusahaan yang mengajak kerjasama dengan blogger.

Menurut beliau, review adalah kegiatan mengulas suatu produk sesuai pendapat sendiri, atau sebuah testimonial. Review sendiri ada 2 macam: soft selling, dan hard selling.

Kenapa sih, blogger banyak dilibatkan dalam mereview atau mengiklankan suatu produk? Terus apa keuntungannya bagi perusahaan? Seperti yang disampaikan Mbak Uniek:
  • Pertama, sebab dengan melibatkan blogger, selain lebih efektif, perusahaan juga bisa mendapatkan iklan, dan promosi dalam jangka waktu yang lama.
  • Kedua, jika dibandingkan dengan beriklan di media mainstream biayanya juga jauh lebih murah, lho. Contohnya seperti  media televisi.
  • Ketiga, atau yang terakhir, biasanya blog, atau sosial media banyak menjadi referensi konsumen sebelum membeli suatu produk.
Terus bagi blogger sendiri keuntungannya apa sih? Selain bisa dapat penghasilan, juga bisa menaikkan page view blog, blog jadi punya banyak konten yang berkualitas, serta blog bisa muncul di mesin pencari.

Terakhir, Mbak Uniek juga berbagi  tips bagi blogger bagaimana sebaiknya menulis review di blog:
  • Sesuaikan dengan target pembaca blog,
  • Product Knowlledge sebelum menulis review.
  • Sampaikan fakta tentang spesifikasi produk,
  • Supaya menarik tambahkan konten visual,
  • Sebelum posting/publish cek dulu jangan sampai ada yang keliru, atau typo,
  • Terakhir, dan nggak kalah penting bagikan di media sosial.
Saat mereview suatu produk juga sebaiknya selalu jujur, serta tidak terlalu membandingkan dengan (mencantumkan) produk lain.

Bahas investasi Reksa Dana bersama Pak Legowo

Lanjut ke segmen berikutnya. Kali ini kita disapa lagi sama presiden direktur PT. Manulife Asset Manajement Indonesia (MAMI), Bapak Legowo Kusumonegoro.


Pembahasannya masih sama, yaitu seputar investasi, dan Reksa Dana Manulife. Beliau juga mengingatkan lagi kenapa sih kita kudu investasi? Jawabannya tentu saja supaya rezeki, atau kekayaan yang kita miliki bisa makin tumbuh, dan berkembang.


Investasi bukannya ada resikonya ya? Memang, tetapi kalau duit kita cuma disimpan di bank doang, secara nggak sadar lama-lama bakal digerogoti sama yang namanya inflasi. Makanya, investasi itu penting, selain bisa mengalahkan inflasi kita juga bakal dapat imbal hasil yang tinggi.

Dalam hidup semua juga pasti ada resikonya, nggak melulu aman-aman saja. Kalau kita nggak mau ambil resiko ya kita nggak akan maju. Begitu kata Pak Legowo.

Investasi itu semakin besar hasilnya, makin besar pula resikonya. Makanya, kalau kita mau investasi mulai dulu dari yang resikonya rendah. Bertahap. Ibaratnya seperti orang belajar berenang, mulai dari kolam yang cetek dulu. Bila kita mau invetasi juga jangan cuma ikut-ikutan doang. Cari dulu ilmunya. Pahami dulu resikonya. Biar nggak jadi spekulan.

Berikutnya Pak Legowo menjelaskan tentang Pasar Modal. Wah, apalagi itu? Pasar Modal adalah tempat bertemunya antara yang butuh modal, dan yang punya modal.

Kalau di pasar kita bisa beli pakaian, dan keperluan sehari-hari lainnya, maka produk yang dijual di Pasar Modal itu kayak Saham, dan Obligasi. Terus beda keduanya apa sih?


Secara gampangnya, Saham itu patungan, jadi kita bisa ikutan mengatur usaha. Keuntungannya dibagi rata antar pemodal. Sedangkan Obligasi itu pinjaman, kita nggak berhak ikutan ngatur. Keuntungannya didapat dari bunga pinjaman.

Nah, selanjutnya kita dikenalkan lagi sama Reksa Dana. Sudah pada tahu kan? Nih, buat yang belum tahu. Reksa Dana itu salah satu program investasi yang menghimpun modal dari para investor, dan nantinya bakal diinvestasikan sama manajer investasi ke berbagai instrument, seperti saham, obligasi, dan deposito.

Di pertemuan sebelumnya telah dibahas, bahwa Reksa Dana itu ada banyak jenisnya. Bila kemarin kami dikenalkan sama Reksa Dana Pasar Uang, kali ini kami dikenalkan sama Reksa Dana Pendapatan Tetap. Tentu saja ini resikonya lebih tinggi lagi, tapi imbal hasinya juga lebih tinggi.



Reksa Dana Pendapatan Tetap merupakan jenis investasi yang modalnya diinvestasikan minimal 80% dalam bentuk obligasi. Reksa Dana Pendapatan Tetap ini buat tujuan jangka menengah.

Kelebihan Reksa Dana Pendapatan Tetap:
    •          Sedikit berfluktuasi,
    •          Hasil di atas deposito,
    •          Bisa dibeli, dan dicairkan kapan saja,
    •      Investasi minimal 10 ribu rupiah.
Apa tujuan hidupmu?

Menginjak sesi terakhir, kita diajak sama Kak Evelyn buat bikin sebuah perencanaan investasi. Namanya juga hidup, kita harus dong punya tujuan, dan impian. Makanya harus kita persiapkan sedari sekarang. Apa yang kita inginkan dalam hidup?

Semua itu harus dikerucutkan dengan 3 pertanyaan. Apa, apa impianmu? Berapa, berapa dana yang dibutuhkan? Kapan, kapan impianmu ingin diwujudkan?

Biar bisa tahu berapa sih uang yang harus kita keluarkan setiap bulannya buat investasi, dan mana investasi yang paling cocok buat kita. Gimana sudah makin tercerahkan belum? Atau malah mumet? Hehehe.



Oke, mungkin segini saja yang bisa saya sampaikan pada postingan kali ini. Kalau masih ada yang kurang jelas, teman-teman bisa langsung ke website Manulife, dan juga sosial medianya.

Investarian Semarang.
Kopdar Investarian 2 sore itu pun selesai. Seperti biasa, acara pun ditutup dengan pengumuman pemenang, dan pembagian hadiah lomba. Tidak lupa juga berfoto bersama. Sampai jumpa lagi kopdar selanjutnya.
Belajar Investasi Lagi di Kopdar Investarian Semarang 2 Belajar Investasi Lagi di Kopdar Investarian Semarang 2 Reviewed by Achmad Muttohar on 22.53 Rating: 5

8 komentar:

  1. Belajar investasi emang selalu bikin happy.. walau kadang pake mumet mumet hihi.. tapi bisa dicoba ni untuk rencana investasinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kak. Boleh. Hayuk dimulai dari sekarang. :)

      Hapus
  2. Semangat belajar dan mulai dari sekarang ya investasinya, jangan ditunda lagii...kalau ada kopdar, gabung lagi yaaa..

    BalasHapus
  3. Hai Koko, masih di Semarang.
    Kapan-kapanlah kita Kopdar.
    Lama tak bersua...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.