Korban Blogger, Sebuah Ajang Silaturahmi yang Unik Antar Sesama Blogger

Korban Blogger, Sebuah Ajang Silaturahmi yang Unik Antar Sesama Blogger
Korban Blogger/jawilan blogger.
Jadi, ceritanya beberapa hari lalu saya mendapat kehormatan bisa menjadi ‘Korban Blogger’ setelah dicolek seorang blogger kece dari Cianjur yang kini menetap di Temanggung bersama keluarga kecilnya, Kang Denden Soifudin atau lebih dikenal dengan nama Dobelden. Untuk itu saya harus mengerjakan 7 soal pertanyaan.

Lho kok Korban Blogger, apa sih itu serem amat? Saya sendiri juga kurang tahu, yang jelas ini merupakan sebuah ajang silaturahmi antar sesama blogger di dunia maya. Jika dulu teman-teman pernah tahu Liebster Award, kurang lebihnya sama seperti itulah. Sama-sama untuk mempererat tali silaturahmi antar sahabat blogger.

Daripada kelamaan langsung saja saya akan menjawab beberapa pertanyaan yang telah diajukan.

[1]. Siapakah nama guru Sekolah Dasar mu yang teringat pertama kali dan ceritakan kenangan asik dengan beliau.

Hmm, dulu ketika saya kelas 2 SD saya punya guru bernama Bu Milah. Dulu sering sekali saya mendapat nilai nol, dan mungkin karena saking jengkelnya nilai saya selalu nol, beliau memberi nilai nol yang besar sekali hingga satu halaman penuh dan bilang, “nih telurnya nanti dibawa pulang dan digoreng.” Hihihi. Menjadi kenangan yang asik buat saya dan nggak terlupakan. Sebetulnya bu guru saya ini baik hati orangnya, meski bertubuh gempal dan rambutnya agak keribo. Jadi terlihat sadis. Hehe.

[2]. Siapakah nama teman SMP mu yang teringat pertama kali, apa cerita asik dengannya?

Skip aja ya. Soalnya saya nggak pernah merasakan bangku SMP. Hihihi.

[3]. Apakah kuliner di luar kota mu yang teringat pertama kali, dimana lokasinya (nggak perlu dipastikan pakai GPS) dan apa sih keistimewaannya?

Hmm, apa ya? Lupa. Hehe. Tapi yang paling saya ingat dan sampai sekarang masih suka banget adalah tempe mendoan. Dulu saya pernah merantau ke Kebumen, tepatnya di Kota Gombong dan tempe mendoan ini menjadi makanan favorit saya. Bisa disantap langsung atau pun dijadikan teman makan nasi.

[4]. Pernah baca koran edisi cetak dalam sebulan terakhir ini? Kalau pernah, apa nama korannya dan dimana sih mbacanya (pinggir jalan, angkot, perpustakaan, dll)?

Kalau sekarang sih sudah jarang ya. Malah nggak pernah sama sekali. Tetapi beberapa bulan lalu saat saya masih di Jogja, seusai kerja hampir tiap hari baca Koran Tribun Jogja sambil nunggu mobil jemputan.

[5]. Jika kamu sempatkan meletakkan gadget mu, kemudian melihat sekeliling di tempat umum, apakah kamu melihat keberagaman (manusia) yang ada? Apapun jawabannya, maka apakah yang ada dibenak mu melihat hal ini?

Iya nih sering banget saya nggak peduli dengan lingkungan sekitar, saat asyik menggenggam gadget. Kayaknya banyak ya di tempat umum. Apalagi kalau di rumah. Saya, kakak, adik, sibuk sama gadgetnya masing-masing. Orangtua sibuk sama gadgetnya, televisi . Sekali-kali pengin bisa menanggalkan gadget dan berkumpul menikmati quality time di ruang tamu ngobrol sambil ngeteh gitu.

[6]. Apakah angkutan umum terakhir yang kamu naiki? sebelum menjawab pertanyaan ini, Asik nggak sih perjalanan mu?

Asyik banget pastinya. Secara beberapa hari lalu saya baru saja naik bus pariwisata. Menyambangi beberapa pantai di Gunung Kidul.

[7]. Apakah pagi ini kamu sempat melihat matahari terbit? Kenapa?

Alhamdulillah, pagi ini saya dibangunkan oleh bapak dan diajak ke pasar untuk belanja keperluan untuk dagang es campur di rumah dan sempet melihat matahari terbit.

Nah, ketujuh soalnya sudah saya jawab. Sekarang saya mau melempar tongkat estafet ‘Korban Blogger’ ini ke beberapa kawan blogger.

Biar rame colek Mas Lisin, Andri Budi Prasetyo, Arif Wahyu Nugroho, mereka bertiga adalah teman-teman di komunitas blogger Magelang Pendekar Tidar.

Berikutnya, Mas Wijaya Whizisme, blogger sekaligus desainer gahul dari Semarang.

Siapa lagi ya? Oh ya, duo kembar Sutoro Sutopo dari Komunitas Blogger Jogja.

Terakhir, temen di komunitas Blogger Energy. Rumahnya agak jauh nih di Pekanbaru dan Bandung sana, Kak Muthi Haura dan Kak Widia Herma.

Selamat mengerjakan tugas ya teman-teman. Enjoy it. :)
Korban Blogger, Sebuah Ajang Silaturahmi yang Unik Antar Sesama Blogger Korban Blogger, Sebuah Ajang Silaturahmi yang Unik Antar Sesama Blogger Reviewed by Achmad Muttohar on 11.15 Rating: 5

12 komentar:

  1. Wah aku kena colek Blogger gahuls Magelang...
    Aku tak topo cari inspirasi Kak Koko

    Jiyan suatu kebanggan dicolek BLogeer Gahuls Nan lucuk inih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, kak Whiz ini bisa ajah. Sok atuh dikerjaken tugasnya. :D

      Hapus
  2. Huwaaaa asik banget nih permainannya.

    Pertanyaannya boleh bebas aja kah ini? *kepo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik banget dong. Nunggu dicolek sahabat blogger yang lain dulu ya.. Hehe. Semoga sampai ke kak Akarui Cha dan temen blogger di seluruh Indonesia.

      Hapus
  3. Balasan
    1. Siap.. Nek udah dipublish jangan lupa tag me.. ;D

      Hapus
  4. Oalah "korban blogger " ini namanya... tadi sempat baca juga di blog lain, namanya bukan korban blogger tapi jawilan blogger... pertanyaannya sama juga sih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi. Mungkin itu kali ya namanya. Jadi korban jawilan maksudnya.

      Hapus
  5. Jadi ingat tahun 2008-an, sering dapat PR kayak gini tiap Minggu.
    Bagus juga nih kalau banyak yang menggalakkannya lagi. Silaturahmi kembali terjalin selain itu nambah-nambah backlink.

    BalasHapus
  6. salam kenal mas :) unik banget cara silaturahmi nya..tapi pertanyaan nya essai semua yh ga ada pilihan ganda ny :D

    diniratnadewi.blogspot.co.id

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal, kak. Hehe, ya gak ada dong, kak. Emang lembar soal sekolah. :D

      Hapus

Jika sudah baca jangan lupa komen dong. Nanti saya kunjungi balik deh. Bebas asal relevan, dan jangan link aktif. Oke. :)

Diberdayakan oleh Blogger.