Kamu Masih Suka Share Berita Hoax? Berarti Kamu Harus Gabung ke Grup Ini

Kamu masih Suka Share Berita Hoax? Berarti Kamu Harus Gabung ke Grup Ini
Sumber gambar : blog.didut.net
Di zaman serba canggih ini, sebuah berita atau informasi dengan mudahnya menyebar  dan cepet banget ya diterima oleh masyarakat. Namun dibalik itu semua ada aja orang yang nggak bertanggung jawab yang menyebarkan kabar kabur alias berita hoax. Kurang ajarnya, seringkali berita hoax ini dijadikan sebagai ladang untuk mencari keuntungan.

Hoax adalah usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu padahal si pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Dan hoax sendiri banyak banget macamnya.

Makanya, kita harus hati-hati saat kita browsing di internet. Jangan sampai kita masuk ke sebuah situs atau blog yang isinya hoax semua. Memang, biasanya ada beberapa blog yang suka menyebar berita hoax yang menghebohkan. Bahkan nih ya, media online yang udah gede dan terpercaya nggak luput ikut menyebarkan berita hoax ini demi untuk menarik perhatian, supaya banyak yang mengakses situs mereka. Semakin banyak pengunjung blog atau situs mereka, semakin banyak pula uang yang mereka dapatkan. Biasanya dari iklan semacam Adsense gitu.

Pasti kalian juga pernah tahu dong, di Facebook  sering ada sebuah akun yang nge-share berita hoax (yang kita nggak tahu kalau itu sebenarnya berita palsu), dan kita diminta untuk nge-like dan berkomentar “amin”? Nggak jarang juga banyak yang sampai nge-share berita hoax tadi. Semakin banyak yang nge-like dan komentar, maka postingan hoax tadi bakal menjadi viral dan menjadikan akun si penyebar hoax itu memiliki popularitas yang tinggi. Nah, dari situlah dia mendapatkan rupiah, dengan cara mengiklankan suatu produk atau bisa aja akun tadi dijual dengan harga yang tinggi. Dan akun penyebar hoax tadi pun besoknya berubah menjadi sebuah akun jualan. Ajaib kan?

Semakin kesini orang semakin pinter dan bisa membedakan mana berita yang benar dan mana berita hoax. Namun masih banyak juga yang masih termakan berita hoax ini. Kalau dulu ramai postingan yang meminta kita untuk berkomentar “amin”, kini beda lagi. Pasti kalian pernah tahu sebuah postingan yang bagi-bagi mobil, motor atau smartphone secara gratis hanya dengan cara nge-like, komen “mau”, dan nge-share. Iya kan? Ngaku aja deh, aku juga pernah kok. Hehehe. Namanya juga usaha. Hari gini siapa sih yang nggak mau dapet benda mati yang harganya tinggi tanpa harus kerja keras untuk mendapatkannya? Modusnya sama kayak akun “katakan amin” tadi. Kalau dia udah dapat like banyak, kita bakal gigit jari karena akun tadi besoknya udah berubah jadi aku sebuah produk atau akun jualan.

Nah, sekarang kalian udah tahu kan tentang berita hoax? Jadi kita jangan sampai gatel deh nge-share nge-share berita simpang siur kayak gitu. Islam mengajarkan kalau kita mendapat suatu berita, kita harus ber-tabayyun atau mencari tahu kebenaran dari kabar tersebut. Kamu bisa kok gabung ke grup berikut ini untuk mencari kebenaran dari suatu berita yang beredar di timeline facebookmu.

Indonesian Hoax Community

Kamu Masih Suka Share Berita Hoax? Berarti Kamu Harus Gabung ke Grup Ini
Sumber gambar : Facebook Indonesian Hoaxes
Komunitas ini berdiri tahun 2005 di Jakarta. Berawal dari sekelompok netizen yang tergabung di  forum terbesar di Indonesia KasKus mereka lalu menyatukan misi untuk memberantas berita hoax yang beredar di jagad maya. Selain karena mereka sudah muak dengan segala bentuk penipuan, para pendirinya juga gemar menganalisa segala bentuk berita konyol, aneh dan misterius yang sulit dipecahkan. Kamu bisa gabung di grup facebook Indonesian Hoax Community. Kamu bisa bertanya tentang sebuah berita meragukan yang kamu temukan. Kunjungi websitenya di hoaxes.id.

Sekoci "Indonesian Hoax Buster"

Kamu Masih Suka Share Berita Hoax? Berarti Kamu Harus Gabung ke Grup Ini
Sumber gambar : Facebook Sekoci
Lalu ada Sekoci, sebuah komunitas yang fokus membongkar  berbagai informasi palsu di internet. Karena maraknya berita hoax di internet telah banyak merugikan, menyesatkan, dan bahkan dapat memecah belah. Komunitas ini ibarat sebuah sekoci kecil yang dapat menyelamatkan penumpang kapal yang akan karam, mereka percaya sebuah hal kecil yang dilakukan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kamu bisa gabung ke forum diskusi mereka di facebook Sekoci, yang mengedepankan iklim diskusi yang nyaman, santai dan edukatif. Dengan harapan para partisipan dapat menambah pengetahuan dan menyangkal penyebaran berita hoax di dunia maya. Kunjungi juga blognya di sekoci.org.

Forum Anti Fitnah, Hasut dan Hoax

Terakhir, sebuah grup facebook, Forum Anti Fitnah dan Hoax, forum ini didirikan dengan tujuan agar masyarakat yang sudah bosan kebanjiran berita hoax, fitnah dan provokasi (hasutan) bisa menikmati berita dan informasi yang benar dan bebas dari hoax, hasut dan fitnah serta mengajak bersama-sama berbagi berita yang benar dan bermanfaat. Silakan gabung di grup facebook Forum Anti Fitnah dan Hoax.

Nah, sekarang kamu tahu kan apa yang kudu kamu lakukan kalau dapat sebuah kabar? Intinya selalu sikapi dengan bijak segala informasi yang beredar. Nggak asal percaya gitu aja, dan berfikir ulang sebelum kita membagikan sebuah berita yang kita dapat. Salam internet sehat!

Kamu Masih Suka Share Berita Hoax? Berarti Kamu Harus Gabung ke Grup Ini Kamu Masih Suka Share Berita Hoax? Berarti Kamu Harus Gabung ke Grup Ini Reviewed by Achmad Muttohar on 10.08 Rating: 5

24 komentar:

  1. Grup yang bagus. Kayaknya sih temen2ku pd ikutaan grup itu. Soalnya biasanya cepet banget kasi klarifikasi berita hoax. Bangga berteman dengannya. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Aku juga bangga. Semoga hoax bisa diberantas ya, kak. :)

      Hapus
  2. Alhamdulillah gw ngak pernah share2 berita ngak jelas hehehe

    BalasHapus
  3. Ada komunitas pengembangnya, bakalan seru, hoax Buster lucu namanya.

    In hoax we united, bagi yg gabung di kedua belah pihak, nyebarin hoax sekaligus menjadi menganalisa berita hoax

    BalasHapus
  4. Gabung di komunitas ini penting ya, Mas, agar tidak kagetan bila dapat info yang sekilas tampak heboh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Seenggaknya kita gak langsung klik klik tombol share ketika daper berita heboh. Bahkan dari situs terpercaya sekali pun.

      Hapus
  5. Tapi asik lihat debat di kolom komentar postingan hoax

    BalasHapus
  6. Walaupun gak sebanyak dulu, tetap aja berita berita hoax bisa jadi viral. Sebenarnya karena unik, mungkin itu yang membuat orang-orang melirik berita hoax ini. Oh iya, yang soal like and share buat dapetin suatu barang itu, kalau hadiahnya 100 iPhone atau 50 motor ya mungkin aja HOAX, tapi kalau hadiahnya 1 Smartphone atau Powerbank misalnya, itu asli kok, aku sering ikut begituan dan lumayanlah hasilnya, hihihi.

    Oh iya, emang seru baca debat di kolom komentar postingan HOAX, lucu gitu xD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, kalau hadiahnya masuk akal sih aku biasanya juga suka ikutan. Harus cek dulu sebelumnya apakah fanpage yang ngadain kuis itu fanpage asli atau abal-abal.

      Hapus
  7. huwaw! sadis... ya, gitu.. tutp mata telinga hati buat yang berita hoax. cuma kadang kita ga pahan sih, itu hoax aoa nggak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, maka dari itu, jangan langsung percaya terhadap suatu berita.

      Hapus
  8. Iya benar. Emang sekarang ini harus pandai2 memilih berita. Jangan sampe nyebarin link berita hoax. Duh dosa.
    Eh baru tau aku ada komunitas begituan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tuh kan yang nyebarin aja dosa apalagi yang bikin ya? Masa sih,kak. Hehe. Gabung yuk... :D

      Hapus
  9. Yang gue tau kalo orang nyebarin berita hoax mah menurut gue cma iseng iseng aja ato cari sensasi. Dan gue baru tau hari ini kalo ada komunitasnya :D njeerr ..

    Untung untung gue enggak pernah nyebarin berita hoax di media sosial , hmmm pinter pinter ajalah nyari informasi dipilah gitu..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ya dasar kurang kerjaan banget. Alhamdulillah deh kalau gak pernah. Heheh. Yap, betul Banget.

      Hapus
  10. Ini yang disebut kenapa User harus pintar dalam memahami konten. Memang, cara licik seperti pembuatan berita hoax ini adalah cara terbaik untuk sukses secara instant.

    Nah, setelah itu, baru kedepannya dilakukan penggantian nama dan segala macamnya supaya menjadi seusatu yg baru dan berkualitas.

    Menurut gue sih, berita hoax gitu misinya adalah POpularitas. Gak cuman di sosmed, tapi di dunia blogger juga banyak melakukan itu. Kalo media? Jangan ditanya.

    Sudah jelas banyak berita hoax dari media. Tapi, gue pikir ada baiknya juga, sih. DIbuat komunitas seperti ini. BIsa sekaligus menganalisa mana yang benar dan salah. Nice!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih, bank Heru. Iya, suka banget sama yang instant-instant..

      Hapus
  11. gue baru tau bahwa ada sebuah komunitas Indonesian Hoax Community. menurut gue bagus sih grupnya, soalnya akhir2 ini apalagi di facebook banyak sekali berita hoax yang beredar, hanya ingin mendapatkan viral, dia rela membohongi pembacanya sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, dong. Secara gak langsung kita bisa bertabayyun dengan bertanya apakah berita yang sedang viral saat ini bener apa gak.

      Hapus
  12. Wah, baru tau ada komunitasnya loh. Selama ini aku belajar waspada sama berita hoax yg bertebaran di internet, disaring lagi lah pokoknya, g asal ngeshare. Tapi koknya temen temenku yg non blogger, banyak banget yg kemakan berita hoax

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasihan banget. Itu mungkina karena ketidaktahuan mereka terhadap berita hoax. Makanya tugas kita untuk selalu mengingatkan. :)

      Hapus

Jika sudah baca jangan lupa komen dong. Nanti saya kunjungi balik deh. Bebas asal relevan, dan jangan link aktif. Oke. :)

Diberdayakan oleh Blogger.