Belajar Bikin Video Bersama Teguh Sudarisman

Saat ini banyak sekali konten video yang tersebar di internet, bukan hanya di Youtube saja, akan tetapi di Instagram atau bahkan di Facebook, setiap detik banyak sekali video yang diunggah disana. Ditambah lagi sekarang banyak sekali orang yang gemar menonton video lewat perangkat mobile yang mereka miliki. Dan dari tahun-ketahun trend menonton video di internet ini akan terus meningkat. Seperti saya sendiri yang tak bisa tahan kalau ada video yang muncul di beranda facebook, pasti saya selalu memutarnya. Mungkin itu sebabnya kuota internet saya cepet banget habis. Hehe.

Sebagai seorang blogger yang suka jalan-jalan terkadang saya juga kepikiran ingin membuat video sebagai dokumentasi perjalanan saya kemudian mengunggahnya di sosial media atau blog, bukan hanya melalui foto atau tulisan saja. Namun karena saya bingung bagaimana cara membuat video yang baik dan benar, alhasil video yang saya buat secara asal-asalan tentu saja membuahkan video yang kurang memuaskan.




Sabtu 12 Maret 2016 lalu saya berkesempatan mengikuti workshop "Create Your Video With Smartphone" dari Mas Teguh Sudarisman, penulis buku Travel Writer Diaries 1.0, Pemred TGIF! Magazin dan majalah Kalstar Aviaton. Usai kerja saya langsung menuju ke Habitat @ Hyarta di Jln. Palagan Tentara Pelajar, Yogyakarta. Kesan pertama saat memasuki kawasan Habitat @ Hyarta : saya benar-benar sumringah, tempatnya terlihat nyaman. Saya berjalan melewati rumah-rumah yang bentuknya keren dipayungi pepohonan didepan tiap rumah yang rindang, sampailah saya di pendopo berbentuk joglo tempat dimana workshop diadakan. Setelah mengisi buku daftar hadir saya pun duduk bersama dengan, Mbak Rian, Mas Satrianto, Mbak Primastuti dan Mbak Ardiba sambil menunggu persiapan dari Mas Teguh Sudarisman.


Mas Teguh Sudarisman pun memulai workshop siang itu. Materi yang Mas Teguh bawakan tentang teknik membuat video pendek dengan menggunakan smartphone. Video pendek idealnya berdurasi 2-3 menit. Membuat video dengan menggunakan smartphone tentu saja ada plus minusnya. Keuntungannya adalah ringan dan ringkas,kemampuan rekam pun sudah full-HD serta suara stereo. Kekurangannya : sensor lebih kecil sehingga kualitas video tidak sebagus DSLR/mirrorless.

Untuk memaksimalkan hasil video kita, Mas Teguh menyarankan untuk menggunakan tripod atau tongsis dan tomsis serta microphone tambahan, alternatif kita juga bisa menggunakan lakban.

Setelah itu Mas Teguh menjelaskan langkah-langkah sebelum membuat video pendek. Pertama kita harus mencari ide, membuat skenario, menentukan setting atau lokasi dan mencari aktor/aktris. Kemudian mengumpulkan bahan pendukung seperti mencari informasi tentang obyek yang akan kita syut dan menyiapkan database musik latar yang bisa kita download secara gratis maupun berbayar di Youtube, Bensound,com, FreeMusicArchive.com, JoshWoodward.com, iThone dan Google Play.

Selain menjelaskan teknik dan bagaimana cara membuat video, Mas Teguh juga menunjukkan film pendeknya berjudul "Mengejar Bu Baniyah" dan film pendek tentang penambang batu di Brown Canyon Semarang yang beliau buat dengan menggunakan iPhone.

Kalau semua sudah disiapkan, selanjutnya kita unduh deh aplikasi syuting dan edit video di smartphone. Sebagai contoh, kemarin kita diajari mengedit video dengan menggunakan aplikasi Filmora di Android. Kita juga bisa mendulang uang dari hasil video yang kita bikin dengan mengunggahnya di Youtube, atau kita bisa mengirimkannya ke Citizen Journalism  NetTV. Lumayan kan buat tambahan uang jajan. Hehe

Usai istirahat, makan siang dan sholat dzuhur, kita lalu diajak ke salah satu villa di Habitat @ Hyarta untuk praktik membuat video pendek menggunakan smartphone. Kemarin saya nggak bawa tripod, jadi hasil video yang saya bikin pun kurang memuaskan. Memang Mas Teguh memberikan tips jika kita mengambil gambar tidak menggunakan tripod atau hanya menggunakan tongsis, kita bisa mengakalinya dengan cara menahan napas selama 10 detik. Namun masih saja tetap goyang dan hasilnya kurang maksimal. Terlebih lagi ketika saya mencoba mengedit video dengan menggunakan aplikasi Filmora di Android, hasilnya jauh seperti apa yang saya harapkan. Video yang saya buat setelah saya save dan putar terjadi error sehingga suara yang saya masukkan hilang.


Hari pun beranjak sore, hujan yang turun tak menyurutkan semangat kita buat belajar bersama dengan Mas Teguh Sudarisman. Jujur saya ketagihan, apalagi belajarnya di tempat kayak Habitat @ Hyarta, saya betah kalau disuruh berlama-lama disana, terlebih lagi Mas Teguh membawakan materinya dengan santai sehingga mudah untuk saya pahami dan membekas di pikiran.

Terimakasih, mas atas sharing ilmunya.
Belajar Bikin Video Bersama Teguh Sudarisman Belajar Bikin Video Bersama Teguh Sudarisman Reviewed by Achmad Muttohar on 13.35 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.