DOLAN BARENG MAGELANG BACKPACKER


Akhirnya saya bisa ikutan backpackeran juga bareng Magelang Backpacker. Ya, beberapa waktu lalu tanggal 8-9 Agustus 2015 berangkatlah saya dan beberapa teman Magelang Backpacker ke Gunung Kidul. Meski cuma 5 orang yang ikut, tapi asyik juga sih. Sehari sebelumnya, Magelang Backpacker juga sempat mengadakan kopi darat atau Temu Tukang Dolan #2 guna membahas rencana keberangkatan ke Gunung Kidul. Acara yang berlangsung di Alun-alun Kota Magelang yang dimulai sekitar pukul 15.00 itu pun cuma dihadiri sedikit orang saja, mungkin teman-teman yang lain pada sibuk sama kegiatannya masing-masing. Oke, tak apalah.

Keesokan harinya kami pun berangkat. Saya berangkat dari rumah sebelum pukul 08.00 sesuai dengan apa yang telah disepakati pada pertemuan sebelumnya, bahwa kita akan berangkat dari Magelang sepagi mungkin biar nggak kesiangan sampai lokasi. Kami pun akhirnya janjian ketemuan di Alfamart Palbapang. Sayalah yang pertama kali sampai duluan. Disusul oleh Mas John dan terakhir Mas Bangkit. Lumayan lama sih saya nungguin mereka berdua. Tapi nggak apalah yang penting mereka jadi datang, kalau enggak jadi sudah pastilah kami gagal berangkat dan tentu saja saya nggak bakal nulis postingan ini. Hehe. Sementara itu, Mas Azis sudah berangkat ke Jogja lebih dulu, karena dia harus menjemput temannya.

Keberangkatan kami pun agak sedikit molor beberapa lama. Kami akhirnya berangkat sekitar pukul 09.00 dari Magelang dengan mengendarai motor. Saya sendirian, sementara Mas John boncengan sama Mas Bangkit.

Sesampainya di Jogja kami lalu menemui Mas Azis dan seorang temannya yang telah menunggu kami sedari tadi di depan Alfamart depan Kids Fun Parc. Setelah beristirahat sejenak berangkatlah kami berlima. Funtrip kali ini, kami akan mengunjungi 2 pantai di Gunung Kidul, yaitu Pantai Wediombo dan Pantai Jungwok.

Setelah menempuh perjalanan sekira 3 jam lebih, kami pun sampai juga di Pantai Wediombo. Pantai Wediombo terletak di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul. Biaya masuk ke Pantai Wediombo kalau nggak salah 10.000 rupiah per orang  sudah termasuk Pantai Jungwok dan pantai lainnya. (Maklum, saya agak lupa. Heheh).

Sebelumnya kita harus menuruni puluhan anak tangga terlebih dahulu untuk dapat sampai ke pantai. Sembari turun, di sekitar kiri kanan dapat kita jumpai ladang serta rumah penduduk setempat dan kita bisa melihat aktivitas penduduk yang berlalu lalang membawa rumput untuk hewan ternaknya.

Awalnya saya kira Pantai Wediombo itu artinya pantai  wedi=takut, ombo=luas atau lebar, jadi pantai takut lebar. #Uopo Ternyata Wediombo itu artinya pantai pasir luas. Namun nama yang diberikan untuk Pantai Wediombo agaknya kurang pas, karena memang pantai Wediombo tidak memiliki pasir yang luas seperti Pantai Parangtritis misalnya. Pantai Wediombo merupakan pantai berpasir putih. Pantai ini diapit oleh bukit karang disebelah barat dan timur yang membuat Pantai Wediombo jadi makin elok.

Saat kami sampai disana memang matahari sedang panas-panasnya, sekitar pukul 12.00 siang. Jadi sesampainya di area pantai, saya cuma tiduran. Rasanya males mau jalan-jalan di sekitar pantai. Sementara saya tidur dan jagain barang bawaan, teman-teman yang lain berjalan-jalan menikmati keindahan Pantai Wediombo.

Jam makan siang pun tiba, saya, John dan Bangkit pun memutuskan buat berburu makanan. Sementara itu, kami biarkan Azis dan temen ceweknya buat berduaan. Nasi goreng menjadi menu makan siang kami saat itu ditambah dengan segelas es jeruk yang mampu mengusir dahaga.

Setelah perut terisi, kami bertiga pun kembali menghampiri Azis dan ceweknya tadi dan beranjak dari tempat tersebut. Sebelum kami meninggalkan Pantai Wediombo, kami membeli beberapa ekor ikan laut buat dibakar nanti. Tujuan kami selanjutnya yakni Pantai Jungwok. Lokasinya berada disebelah timur, tidak begitu jauh dari Pantai Wediombo. Sebenernya kita bisa saja menuju Pantai Jungwok dengan berjalan kaki melewati bukit, namun karena kita mau menginap di Pantai Jungwok, maka sekalian saja motor kami bawa.


Sebelum sampai di parkiran Pantai Wediombo kita harus kembali lagi melewati puluhan anak tangga tadi. Saya benar-benar ngos-ngosan dibuatnya. Sesampainya di parkiran, saya mengalami hal yang tak terduga, ban motor saya bocor. Damn!

Terpaksa saya harus meninggalkan motor saya di Wediombo, karena tambal ban juga jauh tempatnya menurut kata orang-orang disitu.

Jalanan menuju Pantai Jungwok masih berupa tanah dan berdebu, apabila hujan pastilah jalanannya bakalan becek, tapi untunglah kemarin nggak pas musim hujan. Meski demikian kita juga tetep kudu hati-hati saat menuruni jalan menuju pantai supaya nggak kepleset. Mas John saja sebelumnya hampir saja jatuh. Tuh kan, gimana kalau saya yang mengendarai motor sendiri lewat situ, bisa-bisa saya jatuh.

Yap, sampai juga akhirnya. Kami pun mendirikan 2 tenda disana buat menginap. Suasana Pantai Jungwok nggak terlalu ramai. Banyak juga yang mendirikan tenda dan bermalam di sana. Tempatnya emang enak sih kalau buat camping kayak gini.
Tapi, Pantai Jungwok nggak asyik kalau buat berenang, secara banyak banget karangnya dan berlumut serta terdapat banyak rerumputan seperti rumput laut.
Pantai Jungwok memang masih kaya akan biota laut. Mungkin karena belum terlalu banyak dikunjungi pelancong jadi masih terjaga. Hati-hati juga kalau mau nyebur, selain licin banyak binatang laut kayak kepiting, kelabang laut dan juga bulu babi / landak laut soalnya.

Menjelang sore, kami memasak mie instan dan bakar-bakaran ikan menggunakan kompor kecil.

Malam harinya rasanya capek dan ngantuk banget. Pengin cepet-cepet tidur. Mungkin saya yang tidur lebih awal dibanding teman-teman yang lain. Hihihi.

Kayaknya semalam saya tidur cukup pulas. Pagi harinya setelah bangun tidur kami berjalan-jalan disekitar pantai, menikmati udara segar dan panorama pantai di pagi hari. Selanjutnya kami mencari spot yang cakep bin keren buat foto-foto. Kami lalu naik ke bukit yang berada di sebelah barat Pantai Jungwok. Meski di sana saya nggak bisa berenang, tapi tetep seneng kok.








Oh ya kalau kamu mau ikutan dolan bareng Magelang Backpacker selanjutnya, gabung aja di grup facebook atau follow Instagram @magelangbackpacker. Katanya agenda Magelang Backpacker berikutnya mau naik gunung. Semoga bisa ikutan lagi.

DOLAN BARENG MAGELANG BACKPACKER DOLAN BARENG MAGELANG BACKPACKER Reviewed by Achmad Muttohar on 15.43 Rating: 5

2 komentar:

  1. Sepi banget ya Pantai Jungwok? Camping disitu aman kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYA, masih sepi. Tenang, aman kok, kak. Disana banyak banget yg ngecamp juga.

      Hapus

Jika sudah baca jangan lupa komen dong. Nanti saya kunjungi balik deh. Bebas asal relevan, dan jangan link aktif. Oke. :)

Diberdayakan oleh Blogger.